Perbedaan Kolesterol Jahat (LDL) Dan Kolesterol Baik (HDL)

Kolesterol jahat dan baikminyakikan.web.id ~ Ketika mendengar kata kolesterol yang ada di benak kita pasti langsung teringat dengan sesuatu yang berhubungan sebagai penyebab berbagai macam penyakit. Namun, perlu anda ketahui serta perlu anda ingat, bahwasannya kolesterol tidak semuanya jahat atau tidak semuanya dapat mengundang penyakit, karena kolesterol juga ada kolesterol baik yang mana tentunya hal tersebut dibutuhkan oleh setiap manusia. Dan yaps sekitar 1.100 miligram kolesterol perhari nya sangat di butuhkan oleh manusia. Sebagian besar atau sekitar 75% kolesterol di produksi oleh liver dan sisanya di produk atau di peroleh dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari oleh kita. Pada dasarnya kolesterol mempunyai fungsi serta peranan penting, salah satunya yakni sebagai pembuat hormon-hormon dan kolesterol berperan sebagai bahan baku nya, hormon yang di maksud adalah hormon seks. Selanjutnya asam empedu sangat di butuhkan tubuh untuk mencerna lemak, dan asam empedu itu sendiri dapat di hasilkan dari adanya asupan kolesterol yang cukup pertiap harinya. Dan yang terakhir fungsi dari kolesterol itu sebagai komponen utama dalam struktur jaringan tubuh.

Kita mengenal kolesterol hanya satu macam, yakni sebagai penyebab berbagai macam penyakit, padahal kolesterol dibagi menjadi dua bagian, yakni kolesterol baik atau yang dikenal dengan HDL, yang mempunyai fungsi sebagai penyehat jantung. Sedangkan satunya lagi yakni kolesterol jahat yang dikenal dengan LDL, yang mana justru sebaliknya dapat memberikan efek pada gangguan penyakit jantung serta yang lainnya, seperti penyempitan pembuluh darah. Namun pada dasarnya pula keduanya dapat mempunyai manfaat, akan tetapi itupun jika kadar LDL harus lebih rendah di bandingkan dengan HDL. Perbedaan antara LDL dan HDL terletak pada tinggi rendahnya kandungan protein, yang mana HDL lebih ke mempunyai sifat kimia yang berat sehingga tidak dapat mudah menempel pada dinding pembuluh darah, karena 50% partikel nya terdiri dari protein sedangkan 25% baru kolesterol, sedangkan pada LDL malah sebaliknya, yakni 25% protein dan kolesterolnya lebih tinggi yakni 50%, sehingga tak heran sifat kimianya lebih mudah menempel pada dinding pembuluh darah yang menjadi penyebab munculnya berbagai macam penyakit.

Disaat kadar LDL satu orang tinggi, rentan berjalan arterosklerosis ialah penyumbatan di pembuluh darah. Makin rendah jumlah kolesterol LDL, makin rendah risiko terserang penyakit. Apabila LDL mencapai 160 atau lebih, itu telah dianggap tinggi maka dokter rata-rata dapat meresepkan statin. LDL ketahuan mengandung protein B-100 sedangkan HDL mengandung protein A-1 & A-2. Kategori protein amat memastikan fungsi dari lipoprotein bersangkutan. Tetapi hati-hati, suatu penelitian mengingatkan HDL sanggup beralih jahat. Tim peneliti di Cleveland Clinic, Amerika Serikat menyebutkan sifat HDL di pembuluh darah arteri teramat berlainan bersama di lokasi lain. HDL mampu beralih fungsi serta berperan dalam penyakit jantung akibat keadaan tertentu pula perubahan kimiawi. Nah, buat meningkatkan kolesterol baik dalam badan, anda cukup dapat mengasup alpukat, ikan serta kacang-kacangan. Asam lemak omega-3 terhadap ikan sanggup menopang mengurangi kolesterol jahat serta meningkatkan kolesterol baik. Sementara rata rata kacang-kacangan mempunyai tingkat kolesterol jahat yang rendah. Sebaliknya batasi makanan yang berpotensi meningkatkan kolesterol dalam badan. Contohnya saja telur burung puyuh yang kandungan kolesterolnya mencapai kurang lebih 3.640 mg, atau otak sapi yang kadar kolesterolnya serta tinggi merupakan lebih kurang 2.300 mg.

Comments are closed.